Tabungan Muamalat

Bismillah

Akhirnya saya bisa mendapatkan lagi kesempatan menulis di blog mungil ini. Setelah sekian waktu hiatus dan hanya bisa menikmati jalan-jalan, baik blogwalking maupun jalan-jalan di alam nyata  untuk menyelesaikan beberapa keperluan, yang mana jalan-jalan ini hanya bisa saya dapatkan sewaktu liburan saja.

Kawan, pada acara jalan-jalan itu saya sempatkan untuk mampir ke salah satu cabang Bank Muamalat Indonesia di Kedungwuni, Pekalongan. Kedatangan saya ke sana bermaksud untuk mencetak statement rekening saya sebagai peserta DPLK Muamalat. Saya pikir-pikir sepertinya ada yang aneh, sejak keikutsertaan saya sebagai peserta, ada beberapa bulan yang terlewatkan oleh saya belum saya bayar iurannya. Setelah antri sebentar di loket customer servis, akhirnya giliran saya untuk bercakap-cakap dengannya. Saya pun dipersilakan duduk sembari disambut dengan senyum ramah, khas petugas bank. Kemudian saya utarakan maksud dan tujuan saya. Petugas langsung merespon uneg-uneg saya, dengan langkah awal menanyakan kartu kepesertaan DPLK Mualamat.

Petugas : “Maaf mbak, bisa saya lihat kartu pesertanya?”

Kubuka dompet. Uppss…gak ada, ketinggalan! 

Saya : “Hhiii…ketinggalan…(meringis)”
Petugas : “mmmm… (manggut-manggut) KTP nya ada, mbak?”

Kulihat lagi dompetku. Haaa….ketinggalan juga ! (mewek….)

Saya : “yaaahh….ketinggalan juga, pak…”

Hhmmm…petugas memandangku dengan menggelengkan kepala dan tertawa kecil, kira-kira begini kesannya: haduh mbak…masih muda kok ya sendableg embah saya. (toeng-toeng…)
Kuperiksa lagi dompetku. Ahaa…akhirnya kutemukan kartu tabungan shar-e di dompet.
https://coretanarina.wordpress.com/tutorial-dan-pola-flanel/
Saya : “Ini, pak. Saya ada katu shar-e. Bagaimana kalau lihat data akun saya yang di kartu ini. Ada nomor KTP juga kan?”

Petugas mengambil kartu itu dari tanganku sembari manggut-manggut, kali ini sepertinya begini kesannya: ide cerdas, gitu dong dari tadi 
Setelah beberapa detik, akun peserta DPLK Muamalat ku pun terbuka.

Petugas : ”Sip, mbak. Gak ada yang bolong. Sudah disetori semua”
Saya : “Oh ya? Oke deh…” (hatiku senang…) 

Statement rekeningpun dicetak, rek rek rek rek…..sembari menunggu statement selesai dicetak, petugas iseng melihat akun rekening shar-e ku (ihh, usil juga ya? Hehe….)

Petugas : “Waah…mbak sering transaksi di atm bersama ya?”
Saya : “Iya, kenapa Pak?”
Petugas : “Kok ga di atm muamalat aja mbak? Kan gratis?”
Saya : “Jauh pak”

Emang sih…sejak November 2010 lalu Bank Muamalat Indonesia telah memberlakukan ketentuan baru, katu shar-e ku gak gratis lagi kalau tarik tunai di Atm Bersama. Padahal melakukan transaksi dan tarik tunai kan sering sekali kulakukan. Setiap transaksi dikenakan biaya sekitar Rp4.900. Lah kalau melakukan transaksi 10x tinggal dikalikan saja berapa biayanya. Mahal, Bo! Padahal menuju Atm Muamalat harus menempuh jarak dengan waktu kira-kira 30 menit. Apalagi kalau saya di tempat kerja, jarak ke Atm Muamalat semakin jauh, kira-kira 1 jam perjalanan. Capek kan ? Oya, selain tarik tunainya di Atm Bersama yang dikenakan biaya, setorannya pun dikenakan biaya kalau melalui kantor pos. Biayanya Rp5.000/ transaksi. Nah, setiap transaksi maksimal setoran hanya Rp5.000.000,- Waktu itu saya berpikir untuk pindah saja ke bank konvensional. Tapi kan ada ribanya ya ? mmmm….hati pun bimbang, mau pindah ke bank konvensional dengan riba dan fasilitas oke, atau bank syariah bebas riba fasilitasnya susah…
Petugas : mbak dulu waktu bikin rekening shar-e di kantor pos ya?

Saya : “iya pak”
Petugas : “buka rekening baru aja mbak, gratis kok. Rekening Muamalat, ada atm nya juga, gratis lagi. Dan tarik tunai di atm bersama juga gratis. Nanti kita pindah bukukan yang ada di kartu shar-e lama ke rekening mbak yang baru. Gimana?”
Saya : “Ooohhh…iya thoh?” saya terpanaaa…plong…
Saya : “Oh, iya iya…saya tak buka rekening baru aja wes…”

Rekening Tabungan Muamalat biaya administrasinya sama juga seperti rekening shar-e lama, Rp7.500 per bulan bagi rekening yang memiliki saldo kurang dari Rp.2.000.000. sedangkan rekening yang memiliki saldo lebih dari itu tidak dikenakan biaya administrasi.

Petugas pun langsung mengisikan formulir aplikasi permohonan pembukaan rekening baru. Loh? Hebat kan? Sampai formulirnya pun petugas yang mengisikan. Saya hanya dipersilahkan duduk sembari sesekali diwawancarai tentang data pribadi saya yang belum tercantum dalam akun rekening shar-e saya sebelumnya.

Yihhaaa… akhirnya bisa tarik tunai gratis lagiii….senangnya hatiku….

16 tanggapan untuk “Tabungan Muamalat”

  1. tapi saya punya pengalaman pelyanan Banknya kurang esip malah lebih esip satpamnya yang membirikan pelayanan seperti yang Mbak ceritakan tadi…

  2. ….walah walah…. bagaimana mungkin bepergian ke luar rumah lupa membawa tanda identitas..?😦
    Saya gak berani keluar rumah tanpa identitas, takut ada operasi yustisi.😆

    1. hehe…di sini aman, Sop
      di sini gak ada operasi kek gituan, adanya operasi orang cantik🙂

      malah saya baru bikin ktp sejak ktp lama hilang 3 tahun lalu….

  3. Gitu ya😕 punya saya juga begitu mbak. Saya terakhir setor lewat kantor pos kena 10rb malah. Padahal aku buka rekeningnya di cabang muamalat di Denpasar. Dan setiap tarik tunai selalu kena charge karena narik di ATM bersama.😦
    Sekarang saja mungkin modal yang nunggu di dalam rekeningnya sudah habis dimakan oleh administrasi bulanan.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    1. om, kalo setor ke kantor pos harus atas nama sendiri, baru tak kena biaya, saya juga dulu awalnya gak kena biaya karena saya setor sendiri. tapi beberapa waktu lalu, saya nyuruh temen yang setor ternyata kena biaya 10 ribu, katanya kalo setor bukan atas nama sendiri memang kena😦
      lumayan bisa buat bensin kan? hehe..

  4. biasanya kan cm 3000 kalau di ATM bersama kan biayanya?
    alhamdulillah di cirebon ATM banyak mau bank apa aja.. hehe bukan sombong ya xixi yang pasti uangnya dah banyak ya hehe

  5. Sapa bilang saldo diatas dua juta tdk kena potongan. Wong saya saldo 11jt juga tetap kena adm 7500.tarik atm bersama yg dulu gratis sekarang kena 5rb. Nabung dipos kena 2500. Malah kmarin tgl 20.9.2013 saya tarik 1jt5rb diatm bersama bca uang tdk keluar mlh saldo kepotong.aku sgt kecewa dg pelayanan b.mualat skarang.jadinya aku pindah ke bri syariah yg sama sekali tdk ada potongan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s