Waspadalah, Parasit Toksoplasma Juga Terdapat Dalam Sayuran

Masyarakat beranggapan bahwa kucing dapat menyebabkan wanita dan ibu hamil terinfeksi toksoplasma yang dapat mengganggu janin yang dikandungnya. Sehingga bayi yang terlahir cacat atau meninggal. Anggapan ini tidak salah, namun ternyata parasite toxoplasma tidak hanya terdapat pada kucing, semua hewan satwa termasuk ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia dapat terjangkit parasite toxoplasma. Parasite ini juga terdapat pada daging setengah matang, telur setengah matang, buah dan sayuran yang tercemar tinja yang mengandung telur toksoplasma.
Metode penularan toksoplasma melalui tiga cara yaitu tertelan, melalui kotoran, dan oleh cairan tubuh seperti air liur, sperma, transfusi darah serta donor organ. Parasit tokso dapat bertahan hidup dengan menempel pada organ atau jaringan hidup. Saat manusia menyantap daging hewan yang terinfeksi toksoplasma dalam keadaan setengah matang, parasite yang bertahan akan tertelan dan berkembang biak dalam tubuh manusia.
Selain hidup menempel pada jaringan atau organ hidup, toksoplasma juga berkembang biak secara sempurna dalam saluran cerna binatang. Telur (oosit) toksoplasma lalu ikut terbuang bersama tinja. ( Perlu diwaspadai, kotoran hewan dan cairan septic tank sering digunakan dalam penyiraman tanaman sayuran dan buah ). Oosit ini dapat hidup di kotoran dan tanah bahkan mampu bertahan hidup selama satu tahun sambil menunggu induk semang baru. Jika menginfeksi manusia, parasit toksoplasma dapat bertahan hidup seumur hidup manusia.
Pada sebagian orang yang mempunyai kekebalan relative tinggi, gejala infeksi toksoplasma dirasa tak jauh beda dari gejala flu ringan seperti demam, sakit kepala, badan lemas hingga gangguan kulit dan bengkak pada kelenjar getah bening. Lain halnya apabila toksoplasma menginfeksi pada tubuh yang mempunyai daya tahan lemah, gejala yang timbul lebih berat bahkan bias berakibat fatal. Jika parasite menginfeksi bagian mata pasien bias mengalami gangguan pandangan kabur, kerusakan retina sampai kebutaan. Jika menginfeksi jaringan otak maka akan menimbulkan sakit kepala, mati rasa pada sebagian tubuh hingga menimbulkan kejang-kejang yang berujung pada kematian. Jika menginfeksi organ reproduksi akan mengganggu pertumbuhan janin yang berakibat keguguran, cacat dan kematian bayi.
Kedatangan infeksi toksoplasma yang diam-diam dan bahaya nyata yang ditimbulkannya, membuat kita harus lebih waspada. Jika Anda memelihara binatang di rumah, jagalah kebersihan dan kesehatannya dengan memeriksakannya ke dokter hewan dan memberinya vaksin secara teratur. Hindari kontak langsung dengan kotoran hewan, bersihkan kandang dengan antiseptic dengan rutin, gunakan sarung tangan jika berkebun dan selalu cuci tangan setelah beraktifitas. Bagi anda yang akan memulai program kehamilan, sebaiknya terlebih dahulu lakukan pemeriksaan TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes) di lab terpercaya untuk memastikan tubuh anda bebas dari TORCH. Jika tubuh anda terinfeksi, lakukan pengobatan terlebih dahulu hingga tuntas. Baru memulai program kehamilan.