Chamomile: Dari Antikanker Hingga Pengusir Serangga

Chamomile
Chamomile (Matricaria chamomilla) adalah tumbuhan semusim dari keluarga bunga matahari Asteraceae. Bunga Chamomile sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno. Tanaman ini tumbuh di seluruh wilayah Eropa dan wilayah Asia yang memiliki 4 musim. Chamomile juga telah tersebar luas di Amerika Utara dan Australia oleh manusia. Chamomile memerlukan tanah yang terbuka untuk dapat tumbuh, biasanya tumbuh secara liar di pinggir jalan, tempat penampungan sampah, atau di ladang-ladang. Tanaman chamomile dapat tumbuh setinggi 15 sampai 60 cm. Batang bercabang agak tegak, bulat dan berongga. Daunnya yang panjang dan kecil berkelompok dua atau tiga daun dalam satu tangkai.

Bunga Chamomile digunakan dalam pengobatan alternatif sebagai sebuah anodyne, anti-inflamasi, antispasmodic yang menenangkan. Mengatasi kram karena menstruasi, radang usus, sakit perut, membersihkan mulut untuk menyembuhkan mukositis, juga sangat efektif digunakan sebagai pencahar alami. Anti-inflamasi membuatnya baik untuk rematik, arthritis, dan bengkak menyakitkan lainnya. Meringankan demam, sakit tenggorokan, sakit dan nyeri akibat pilek, flu, dan alergi.

Unsur utama Chamaemelum telah diidentifikasi sebagai ester dari angelic dan tiglic, bersama-sama dengan isobutil amyl alkohol. Juga terkandung anthemol dan anthemene hidrokarbon. Bunga mengandung minyak volatil yang termasuk proazulenes. Setelah penyulingan uap proazulenes ini menghasilkan chamazulene, ini sangat anti-allergenic dan berguna dalam perawatan asma dan demam.

Ekstrak bunga Chamomile juga banyak digunakan sebagai campuran kosmetik, seperti sampo rambut, sebagai agen anti-allergenic atau dibuat menjadi salep untuk digunakan pada wasir dan luka. Minyak esensial dari seluruh tanaman digunakan sebagai pewangi dalam pembuatan parfum. Untuk pemakaian luar sebagai pencuci atau kompres untuk radang kulit, terbakar sinar matahari, luka bakar, dan ditambahkan dalam air mandi untuk relaksasi otot kaki yang lelah serta melembutkan kulit.

Banyaknya manfaat pada chamomile karena banyaknya kan¬dungan berkhasiat di dalamnya. Dan sekarang pengetahuan tentang manfaat teh chamomile semakin bertambah setelah para ilmuwan menemukan kandungan berkhasiat lain di dalamnya.

Para ilmuwan mencoba teh chamomile untuk mengusir kanker prostat dan sel kanker lainnya di tubuh manusia. Hasilnya, ekstrak dalam minuman herbal itu terbukti mencegah pertumbuhan sel kanker. “Kami sudah ditunjukkan bahwa chamomile secara selektif membunuh sel kanker,” kata Sanjay Gupta, professor pada Departemen Urologi di Case Western Reserve University.

Adalah dua kandungan aktif di dalam chamomile yang bisa membuatnya begitu berkhasiat, yaitu antioksidan alami yang disebut apigenin, dan sejumlah essential oil. Dalam studi tersebut, tampaknya apigenin yang memiliki peranan penting untuk menghambat sel kanker.

Ekstrak chamomile tersebut menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang telah diuji, termasuk kanker prostat dan kanker payudara. Fakta ini karena apigenin bertindak seperti sebuah anti-androgen dan juga tidak lepas dari efek regulasi hormon.

Sebuah Penelitian dipublikasikan oleh ACS Journal of Agricultural and Food Chemistry di Jepang dan Inggris membuktikan tentang kemampuan chamomile dalam mengatasi penyakit diabetes (seperti kehilangan jarak pandang, kerusakan saraf, dan kerusakan ginjal). Menurut Atsushi Kato dan kawan-kawan, hal ini dikarenakan kandungan dalam bunga chamomile dapat menetralkan kadar gula dalam tubuh sehingga terhindar dari penyakit diabetes.

Selain memberikan manfaat yang besar bagi tubuh manusia, chamomile seringkali dikenal sebagai “dokter tanaman” karena bisa membantu pertumbuhan tanaman lain yang sakit yang tumbuh di dekatnya, terutama yang menghasilkan sari minyak (essential oil) seperti jenis tanaman mint (spearmint, sage, oregano). Teh chamomile digunakan sebagai pakan cair dan tonik tanaman, efektif terhadap sejumlah penyakit tanaman. Bunga-bunga kering digunakan sebagai pengusir serangga.

9 tanggapan untuk “Chamomile: Dari Antikanker Hingga Pengusir Serangga”

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Aryna….

    Demikianlah Allah menumbuhkan tumbuhan di muka bumi ini dengan segala macam khasiat untuk menjadi bekal kepada manusia. Apa sahaja yang berasal dari tanah akan menjadi penawar kepada tubuh yang dibuat dari tanah ini. Subhanallah.

    Semua spesis bunga yang melibatkan matahari menjadi kegilaan bunda.😀
    Salam sayang dari bunda selalu di Sarikei, Sarawak.

    1. Wa’alaikumsalam…
      Iyah bun, semua pasti ada hikmahnya…ah…indahnya dunia, berlinang-linang madu, semua tercipta untuk manusia.
      Salam sayang juga buat bunda, dari Pekalongan INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s