Eksistensi Bahasa Jawa Dalam Pergaulan Anak Muda

Indonesia adalah Negara yang majemuk, berbagai suku, ras, budaya, adat, agama dan bahasa, ada di dalamnya. Bahasa, adalah salah satunya yang menjadikan negeri kita ini semakin beragam. Setiap suku, pasti memiliki bahasa tersendiri, sebut saja suku Jawa, Sunda, Batak, Bugis, Dayak, itu hanya sebagian kecil saja. Menarik perhatian adalah tentang bahasa Jawa. Bahasa jawa termasuk salah satu bahasa yang sudah kita kenal dan sudah kita gunakan sedari kita kecil. Sadar atau tidak, bahasa krama Jawa ternyata sangat mempengaruhi kita. Diantara semua orang yang berada di Jawa, sebagian besar dari mereka pasti mengajarkan bahasa krama kepada anak-anaknya semenjak lahir.

Anak yang biasa diajari dengan bahasa krama Jawa sejak kecil hingga remaja, tata cara berbicara dengan orang lain akan berbeda dibandingkan dengan yang sama sekali tidak pernah tahu bahasa krama. Hal itu jelas membawa kepribadian yang baik bagi mereka dalam bergaul saat menginjak usia dewasa. Remaja yang biasa berbahasa krama akan lebih mudah bergaul dengan siapapun, dengan teman sebaya maupun dengan orang yang usianya lebih tua darinya.

Namun agaknya bahasa krama ini sudah banyak dilupakan oleh generasi muda sekarang. Meskipun sejak kecil sudah diajari bahasa krama jawa, ketika dewasa biasanya tergerus oleh zaman yang serba modern seperti sekarang ini. Anak muda kini semakin lebih suka mempelajari bahasa asing dari pada bahasa Krama Jawa, bahasa yang sangat sopan bagi masyarakat jawa pada khususnya. Bagaimanapun juga bahasa krama jawa tetap harus dipertahankan untuk menjaga kemajemukan masyarakat di negeri tercinta ini. Caranya dengan tradisi turun temurun, orang tua mengajari anaknya dan seterusnya. Lingkungan yang paling berpengaruh pada saat anak masih kecil adalah keluarga. Jika sedari kecil sudah dibiasakan dengan memakai bahasa krama jawa, pasti akan terbawa juga sampai dewasa kelak. Dan secara tidak langsung akan terjadi proses regenerasi berlanjut.

8 tanggapan untuk “Eksistensi Bahasa Jawa Dalam Pergaulan Anak Muda”

    1. Hehe…iya, memang untuk bahasa pengantar agak kesulitan dengan memakai bahasa Jawa. Namun bagaimanapun juga, bahasa Jawa harus dilestraikan…^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s